Sabtu, 29 Maret 2008

tawadhu

Merendahkan diri (tawadhu’) adalah sifat yang sangat terpuji di hadapan Allah dan juga di hadapan seluruh makhluk-Nya. Setiap orang mencintai sifat ini sebagaimana Allah dan Rasul-Nya mencintainya. Sifat terpuji ini mencakup dan mengandung banyak sifat terpuji lainnya. Tawadhu’ adalah ketundukan kepada kebenaran dan menerimanya dari siapapun datangnya baik ketika suka atau dalam keadaan marah. Artinya, janganlah kamu memandang dirimu berada di atas semua orang. Atau engkau menganggap semua orang membutuhkan dirimu. Lawan dari sifat tawadhu’ adalah takabbur (sombong), sifat yang sangat dibenci Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah mendefinisikan sombong dengan sabdanya:
“Kesombongan adalah menolak kebenaran dan menganggap remeh orang lain.” (Shahih, HR. Muslim no. 91 dari hadits Abdullah bin Mas’ud z)
Macam-macam Tawadhu’ Telah dibahas oleh para ulama sifat tawadhu’ ini dalam karya-karya mereka, baik dalam bentuk penggabungan dengan pembahasan yang lain atau menyendirikan pembahasannya. Di antara mereka ada yang membagi tawadhu’ menjadi dua:

1. Tawadhu’ yang terpuji yaitu ke-tawadhu’-an seseorang kepada Allah dan tidak mengangkat diri di hadapan hamba-hamba Allah.

2. Tawadhu’ yang dibenci yaitu tawadhu’-nya seseorang kepada pemilik dunia karena menginginkan dunia yang ada di sisinya. (Bahjatun Nazhirin, 1/657).

Kamis, 20 Maret 2008

pengalaman liburan
sebelum berlibur, saya dan teman-teman berencana liburan ke pangandaran sekaligus bersilaturahmi(home visit) ke rumah kawan gue messi alias farizal dengan begitu kami bisa mempererat tali persaudaraan dengan baik. kami berangkat kesana dengan menggunakan bus, diperjalanan saya melihat indahnya pemandangan yang indah dengan begitu luasnya sehamparan sawah dan juga gunung-gunung yang terus mengikuti ku selama aku diperjalanan .
sebelum kami meneruskan perjalanan kami mampir dulu ke rumah messi, di sana kami beristirahat sejenak dan kami disana di tuangkan makanan-makanan yang enak bangets(ajips) ,setelah kami selesai mengumandangkan sholat dhuhur kami segera siap-siap untuk melanjutkan paerjalanan, taklupa sebelum berangkat gue dan temen-temen fhoto-fhoto dulu lah bersama keluarga messi,setelah hari semakin panas kami segera berangkat menuju indah nya pemandangan laut yang dihiasi karang-karang di sisinya.
sesudah sampai kami segera turun untuk melihat pemandangan laut dan menikmati segarnya udara di pinggir laut sambil di hiasi dengan gemuruhnya ombak,saya melihat banyak sekali orang-orang yang datang meskipun daerah pangandaran ini telah mendapat kan musibah stunami, tetapi mereka tetap semangat dalam menjalan kan hidupnya dengan berdagang dan mencari nafkah untuk melanjutkan hidupnya.
setelah hari makin panasnya sebagian dari kami segera menaiki perahu motor untuk melihat pemandangan cagar alam,' ya' walaupun harganya lumayan menguras kantong gue tetapi katanya disana banyaks terdapat binatang-binatang yang dilindungi,seperti banteng,kera,rusa,penyu dan selain itu juga disana terdapat ikan-ikan yang cantik 'brow'.setelah sampai gue,wegan,wahyu,egi,nadia,septi,majer,m.rizal dan fitri,melihat-lihat pemandangan disana, sedangkan saya membeli sebungkus kacang tanah untuk diberikan pada kera,sedangkan majer dan septi mereka berjalan-jalan sambil mencari kerang laut mungkin untuk di bawa kerumah atau untuk bisnis 'ya' ,selanjutnya saya,egi dan wahyu mencari ikan-ikan kecil dipinggir kerang tapi sayang nya kami nggadapet-dapet.
setelah itu kami bertemu dengan seorang turis yang berasal dari jerman,dan kami ber fhoto-fhoto bersama.sesudah itu saya berjalan-jalan menikmati halusnya hamparan pasir yang cukup indah,dan saya bertemu dengan se ekor kera jantan kebetulan saya tadi membeli sebungkus kacang tanah, kacang tanahnya saya berikan pada kera tersebut,tetapi persaan saya nggak enak 'brow' tiba-tiba kera tersebut mengejar saya dan temen-temen sehingga saya berlari ke arah karang-karang yang lumayan tajam-tajam. sehingga kaki saya luka-luka dan baju saya basah semua,kejadian ini bener-bener tak bisa ku lupakan . setelah hari makin sore kami segera berangkat tuk pulang ke habitatnya masing-masing . "BERSAMBUNG ".
"oke" sekian dari cerita yang sangat mengharukan sekaligus menggelikan ini terimakasih atas kerjasama nya "thank's".